Dortmund Pecat Tuchel, Siapa Penggantinya?

Thomas Tuchel berselisih dengan petinggi Dortmund. Hal itu membuatnya diberhentikan. Tapi Dortmund tak ingin tergesa-gesa untuk memperoleh pelatih baru.

Penggantian pelatih dalam tim sepakbola, memang sering kali dialami. Tapi hal itu biasanya terjadi, karena klub mengalami krisis juara. Ternyata tak selamanya demikian, karena Dortmund telah memutuskan untuk berpisah dengan Thomas Tuchel. Pria kelahiran 29 Agustus 1973 itu baru saja menjabat sebagai pelatih togel sgp Die Borussen selama dua tahun, tapi dinilai sukses setelah membawa Dortmud memenangkan pertandingan.

Thomas Tuchel Berselisih Dengan Petinggi Dortmund

Pengumuman perpisahan dari Dortmund atas Thomas Tuchel terjadi pada hari selasa lalu, tanggal 30 Mei 2017. Hanya berselang tiga hari setelah The Black and Yellows berhasil menang pada final DFB-Pokal, setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt. Tentu saja kemenangan tersebut, ada jerih payah Tuchel di dalamnya.

Meskipun begitu, kepergian pria yang kini berusia 43 tahun itu, tidak terlalu mengejutkan bagi sebagian orang. Hal itu karena beberapa waktu terakhir, telah berhembus isu tidak mengenakkan mengenai Thomas Tuchel. Ya, Tuchel dikabarkan tengah berselisih dengan dua petinggi klub, CEO Hans- Joachim Watzke dan Direktur Olahraga Michael Zorc.

Pada sebuah surat terbuka yang diunggah di situs resmi Dortmund, sang CEO, Watzke, secara tidak langsung membenarkan adanya perselisihan, yang selama ini diisukan.

“Ada kritik dari sebagian fans karena kami berpisah dengan Tuchel. Sebagai sebuah klub kami bisa memahaminya. BVB sukses bersama Tuchel selama dua tahun, di mana kami mencapai target-target kami,” papar Watzke dalam tulisannya.

“Namun kamu, Direktur Olahraga Michael Zorc dan saya sendiri, sudah sangat lelah menghadapi staf pelatif. Mengemban tanggung jawab Anda bukan semata soal hasil. Tak ada bedanya di Dortmund dengan klub olahraga mana pun. Ini tentang nilai-nilai dasar seperti kepercayaan, respek,komunikasi, kebenaran, identitas. Ini soal loyalitas.”

“Dalam situasi sekarang, kami tak melihat titik awal untuk sebuah kerja yang sukses di masa mendatang. Itulah kenapa kami memutuskan untuk tak melanjutkan kerja sama dengan staf kepelatihan ini setelah musim 2016/2017.”

“Bagi saya, ini bukanlah tentang apakah Anda bisa minum bir bersama-sama, main kartu bersama atau tidak. Jika kami menyederhanakan hal-hal ini, kami akan menjadi para pembuat keputusan yang buruk. Menurut saya, perwakilan klub dan pelatih tak harus menjadi teman dekat.”

“Hubungan spesial yang Zorc dan saya miliki dengan Juergen Klopp bukanlah standar hubungan dengan Thomas Tuchel – dan tak akan jadi standar untuk pelatih Dortmund berikutnya,” ungkap Watzke.

Dortmund Tak Ingin Tergesa-Gesa Cari Pengganti Tuchel

Die Borussen belum mengumumkan perihal siapa pengganti dari Thomas Tuchel. Tapi telah ada beberapa nama yang disebut-sebut menjadi kandidat sebagai pelatih baru Dortmund, yaitu Lucien Favre (Nice), Julian Nagelsmann (Hoffenheim), Peter Stoger (Cologne), Niko Kovac (Eintracht Frankfurt) dan Peter Bosz (Ajax). Meskipun begitu, Borussia Dortmund masih memerlukan waktu untuk mencari pengganti Thomas Tuchel. Hal yang diinginkan Dortmund adalah memperoleh hasil terbaik, bukan hanya sekadar memperoleh pelatih baru dengan cepat.

Berdasarkan lansiran ESPN FC, Direktur Dortmund, Michael Zorc mengatakan kepada Kicker, bahwa “Kami tidak ingin menekan diri kami sendiri. Ini soal menemukan solusi terbaik untuk BVB dan bukan yang paling cepat.”

Zorc memang menginginkan pelatih yang memiliki gaya bermain menyerang dan atrktif. Tak hanya itu saya, Zorc juga mengindikasikan ingin mencari pelatih asal Jerman. Walaupun begitu, Dortmund tidak ingin terburu-buru untuk memilih pelatih baru, jika belum memperoleh orang yang sesuai dengan harapan.

Kini, Thomas Tuchel dikaitkan dengan Bayer Leverkusen. Tapi berdasarkan laporan dari kicker sbobet menyebutkan kalau ada kekhawatiran persoalan Tuchel di Dortmund akan berlanjut di Leverkusen.